Dengan cara apa lagi ku harus membiarkanmu berlalu?
Sejak saat itu, waktu mengetahui kamu memilih jalan
yang berbeda denganku
Sejak saat itu, waktu mengetahui ternyata kamu tak
pernah menganggapku ada
Dunia bagai berhenti berputar, mungkin kedengarannya
lebay tapi itu sungguh terjadi padaku
Aku hanya melalui malam-malamku dengan airmata
Mengapa dulu aku terlalu mencintaimu?
Mengapa juga kau selalu ada untukku?
Rasanya dada ini di penuhi rindu padamu, seperti
yang dulu sering ku katakana padamu dulu “sehari tanpamu serasa setahun”
Aku menyesal telah membiarkanmu menyeretku pada
jurang hatimu
Seharusnya aku lebih bisa mengendalikan diri
Aku benci mencintaimu
Meski nyatanya diam-diam aku masih tetap mencari
informasi tentang kamu
Kini, setahun berlalu sejak saat pertama kali ku
melihatmu,
Saat pertama kali ku rasakan getaran cinta di dadaku
Setahun yang berat buatku, yang harus menerima
kenyataan bahwa cintamu bukan untukku
Setahun berlalu tanpa perubahan yang pesat dari
hatiku
Aku masih mencintaimu walau kini aku benci
mencintaimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar